22/8/20××
Hari ini adalah hari pengambilan ijazah untuk alumni yang baru lulus beberapa bulan yang lalu. Saat jam satu siang, banyak alumni yang datang bersama orangtua untuk mengambil ijazah. Di kelas IX IPA 2, kelasnya tidak berguru karena guru mereka ada urusan pribadi sehingga guru itu absen sementara.
"Hari ini katanya alumni ambil ijazah, ya?" Tanya seorang murid perempuan yang bernama Kate kepada temannya yang bernama Mei Ling yang duduk disampingnya.
"Iya. Gege gue ada dikantin kayaknya, tadi dateng ama mama baba, katanya dia mau nungguin gue pulang jadi mama baba pulang duluan," Jelas Mei Ling.
"Oh, gitu. Yaudah, gue mau ke toilet dulu," Ucap Kate lalu berdiri dari kursinya dan pergi dari kelas menuju toilet.
***
Dilorong menuju toilet, Kate melihat seorang laki-laki sedang duduk dikursi sambil memainkan ponselnya. Laki-laki itu tidak mengenakan seragam sekolah sehingga Kate yakin kalau laki-laki itu adalah alumni sekolahnya.
'Ganteng'. Itulah yang ada didalam benaknya. Kate terus memandang laki-laki itu. Karena sadar sedang dipandang, laki-laki itu menngalihkan pandangannya dari ponsel menuju Kate.
Ketika pandangan mereka bertemu, Kate buru-buru mengalihkan pandangannya dan lari menuju toilet. Ia merasa malu.
***
Setelah dari toilet Kate kembali ke kelasnya. Ia melihat semua murid keluar dari kelas dengan menggendong tasnya. Kate pun melihat jam tangannya dan ternyata sudah jam setengah dua siang. Kate pun memasukkan semua barangnya yang ada diatas meja ke dalam tas ranselnya.
Hari ini adalah hari piket Kate, Mei Ling dan yang lainnya sehingga mereka harus membersihkan kelas saat pulang sekolah.
"Mei Ling. Masa ya, tadi dilorong gue liat ada cogan, lho," Ucap Kate pada Mei Ling sambil menyapu lantai yang kotor.
"Masa iya? Orangnya gimana?" Tanya Mei Ling yang penasaran mengenai laki-laki yang dilihat Kate.
"Tadi gue liat dia mukanya ganteng rada-rada imut gitu. Trus dia make hoodie hitam, celana jeans biru, tinggi mungkin. Pokoknya gitu, deh," Jelas Kate panjang lebar. Mei Ling yang mendengarnya terkejut karen laki-laki yang dimaksud Kate adalah gege nya sendiri.
"Lah itu gege gue, coeg,"
"Masa?"
"Beneran,"
"Bacot, ah,"
"Ih, ga percaya,"
"Emang iya,"
"Mei Ling, masih lama gak?" Tanya seorang laki-laki yang berada didepan pintu. Kate yang melihat laki-laki itu terkejut karena laki-laki itu adalah cogan yang ia maksud pada Mei Ling.
"Kaget kan, lo? Udah dibilangin malah ga percaya," Ucap Mei Ling penuh kemenangan.
"Au ah,"
"Btw, namanya siapa?" Tanya Kate pada Mei Ling.
"Justin elah," Jawab Mei Ling. Kate merasa senang karena akhirnya ia mengetahui nama laki-laki tersebut.

Komentar
Posting Komentar